Produk Inovatif

Catatan Ringan Programming, Interfacing dan Elektronik
  • About
  • Polling
  • Project
  • Info
  • Download
  • Beranda
  • Referensi
  • Shopping
  • Pustaka Kuliah
  • Datasheet

Latest Post

  • Estimasi Kecepatan Kendaraan Menggunakan YOLO (Speed Estimation using Ultralytics YOLO)
  • PASCA OPERASI DAN RADIASI KANKER OTAK MENYEBAR MEMENUHI SEBAGIAN BESAR OTAK SEBELAH KANANNYA, BERSIH MELEWATI 10 TAHUN DENGAN ECCT
  • Machine Learning: Membuat Prediksi Dengan Linear Regression
  • Belajar Python: Menuliskan Statement & Variabel
  • Install Library On Debian OS

Latest Comments

  1. itankjs on Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 28, 2014

    kalo pake finger print (mesin absen sidik jari ) bisa bos ?

  2. ridho on Membuat Empat Grafik Pada GUI Matlab – bagian 1February 26, 2014

    saya mau tanya , saya kesulitan untuk menaruh code yang sudah jadi di salah satu axis yang ada , semisal…

  3. rosmaiti on Source: Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 17, 2014

    kapan dong mas diuploadnya?lagi butuh pencerahan banget ni mas.sy butuh bantuan mas ni.maf klo kedengaran sprt memaksa.makasih y mas. sy…

  4. roohmadi on Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM SerialFebruary 15, 2014

    Sangat mungkin dilakukan. Dan secara sistem hanya membutuhkan sebuah mikrokontroller dan tambahan modem beserta interface dengan mikrokontroller. Ini kebutuhan selain…

  5. budi Ar-royyan wibowo on Membuat Grafik Data Logger ADC 8 Channel Dengan Visual Basic 6February 14, 2014

    source code mikrokontrolernya dong mas, sangat butuh ini sudah berminggu - minggu saya monitor koq belum di upload juga.....

  • Estimasi Kecepatan Kendaraan Menggunakan YOLO (Speed Estimation using Ultralytics YOLO)
  • PASCA OPERASI DAN RADIASI KANKER OTAK MENYEBAR MEMENUHI SEBAGIAN BESAR OTAK SEBELAH KANANNYA, BERSIH MELEWATI 10 TAHUN DENGAN ECCT
  • Machine Learning: Membuat Prediksi Dengan Linear Regression
  • Belajar Python: Menuliskan Statement & Variabel
  • Install Library On Debian OS

Absensi Karyawan Arduino Arduino Uno ATMega8535 ATmel AVR Barcode Billing CPNS Database database tabungan DDS Grafik GUI GUI matlab Image install Install Driver USBasp Interfacing komputerisasi absensi Matlab Melamar Kerja mikrokontroller Modem GSM Programming python rekap absensi serial port simulasi SMS SMS Gateway software tabungan source code tabungan Timer tutorial USB to Serial vb VB 6 VB 6.0 video visual basic Visual Basic 6 warsito Wavecom

  • Arduino (8)
  • Artikel Umum (10)
  • Berita (3)
  • Dokumentasi Produk (4)
  • Elektronik (4)
  • FPGA (2)
  • Google Maps (1)
  • Image Processing (1)
  • Interfacing (19)
  • Jualan (11)
  • Machine Learning (1)
  • Matlab (9)
  • Memori (7)
  • Mikrokontroller (6)
  • OS (Operating System Linux) (1)
  • Pengetahuan (2)
  • Posting Berikutnya (1)
  • Python (7)
  • Sistem Informasi (3)
  • Testing (3)
  • Tutorial Video (3)
  • Ultrasound (2)
  • Uncategorized (11)
  • VB .Net (2)
  • VB 6.0 (36)
  • Website (1)
  1. itankjs on Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 28, 2014

    kalo pake finger print (mesin absen sidik jari ) bisa bos ?

  2. ridho on Membuat Empat Grafik Pada GUI Matlab – bagian 1February 26, 2014

    saya mau tanya , saya kesulitan untuk menaruh code yang sudah jadi di salah satu axis yang ada , semisal…

  3. rosmaiti on Source: Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 17, 2014

    kapan dong mas diuploadnya?lagi butuh pencerahan banget ni mas.sy butuh bantuan mas ni.maf klo kedengaran sprt memaksa.makasih y mas. sy…

  4. roohmadi on Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM SerialFebruary 15, 2014

    Sangat mungkin dilakukan. Dan secara sistem hanya membutuhkan sebuah mikrokontroller dan tambahan modem beserta interface dengan mikrokontroller. Ini kebutuhan selain…

  5. budi Ar-royyan wibowo on Membuat Grafik Data Logger ADC 8 Channel Dengan Visual Basic 6February 14, 2014

    source code mikrokontrolernya dong mas, sangat butuh ini sudah berminggu - minggu saya monitor koq belum di upload juga.....

Lomba Indonesia ICT Award 2011

May23
by rohmadi on May 23, 2011 at 2:01 PM
Posted In: Uncategorized

Kategori Lomba

Kategori Profesional

  1. e-Business: Manufacturing, logistics, supply-chainDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya untuk mendukung dan memungkinkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proses aliran barang, jasa, dan informasi yang efisien, dan efektif,dari titik produksi ke titik konsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan.
  2. e-Business: Retail, FinanceDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang ditujukan untuk membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi dan kemudahan kerja untuk bidang ritel dan keuangan (misalnya: Aplikasi Akunting, Aplikasi Perhitungan Pajak, Aplikasi Bisnis, Aplikasi Apotik, Aplikasi Ritel, Aplikasi Micro Financing dan lain-lain)
  3. e-Business: Services (incl. e-Health, etc)Deskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada individu atau masyarakat baik yang bersifat komersial maupun non komersial serta memiliki fungsi untuk memelihara, monitor, melaksanakan suatu layanan tertentu. Jenis layanan terbuka untuk spektrum luas layanan dan kegiatan disampaikan oleh tim penyedia layanan untuk sebuah layanan tertentu.
  4. Industrial/Embedded ApplicationDeskripsi: Setiap sistem yang merupakan kombinasi antara piranti lunak dan perangkat keras untuk meningkatkan kinerja proses produksi atau layanan (misalnya PLC untuk kontrol industri, perangkat dan sistem optimasi, alat pemantau proses, piranti akuisisi data, SCADA, proses diskrit, smart card, dll.)
  5. e-Government: Implementation (public services, etc)Deskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang telah diimplementasikan oleh Instansi Pemerintah Pusat dan/atau Daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan berharga
  6. e-Government: ApplicationDeskripsi: Semua karya berupa produk TIK yang dapat memberikan nilai tambah pada berbagai bentuk jasa pelayanan publik dan proses internal administrasi pemerintahan. Nilai tambah tersebut hendaknya bisa terukur, antara lain pada peningkatan efisiensi, efektifitas, dan transparansi.
  7. e-InclusionDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya untuk mendukung dan mempromosikan hak-hak dan kebutuhan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki keterbatasan dalam menggunakan TIK (misalnya komunitas tuna daksa, tuna rungu, dsb, masyarakat terpencil, dll), atau untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup dan taraf hidup masyarakat dengan tujuan utama untuk menjembatani kesenjangan digital.
  8. e-Learning & e-Education: Content, UtilitiesDeskripsi: Semua karya inovasi dan karya kreatif memanfaatkan TIK, berupa konten pembelajaran/pengajaran dalam kerangka peningkatan kualitas sistem belajar dan mengajar.
  9. e-Learning & e-Education: Learning Management SystemsDeskripsi: Semua karya inovasi dan karya kreatif memanfaatkan TIK , berupa aplikasi perangkat lunak untuk dokumentasi, administrasi, pelacakan, dan pelaporan program pelatihan, ruang kelas dan sesi-online dan program e-learning, dan isi pelatihan/konten pengajaran atau program e-learning dalam kerangka peningkatan kualitas sistem belajar dan mengajar.
  10. SecurityDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang menyediakan dukungan otentikasi, deteksi pencegahan penyusup, antivirus, anti spyware, data dan/atau perlindungan sistem dan sistem pertahanan yang berlaku di lingkungan teknologi informasi serta sistem keamanan lainnya pada umumnya.
  11. Research and DevelopmentDeskripsi: Karya inovasi TIK yang termasuk dalam kategori ini adalah produk hasil riset terapan dan pengembangan (R&D) yang harus sudah berupa prototipe atau produk jadi. Tidak termasuk yang sudah dikomersialisasikan secara luas.
  12. Mobile GamesDeskripsi: Semua karya games yang berjalan pada Mobile Device, untuk semua platform (Android, Java, Symbian, iPhone/iPad, Windows Mobile, Blackberry, dll) yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karya sudah berupa aplikasi jadi/siap pakai dan mempunyai nilai komersial.
  13. Mobile Applications & AdvertisingDeskripsi: Semua karya berupa aplikasi atau layanan yang berjalan pada Mobile Device, untuk semua platform (Android, Java, Symbian, iPhone/iPad, Windows Mobile, Blackberry, dll). Karya sudah berupa aplikasi jadi/siap pakai dan mempunyai nilai komersial. Mobile Advertising, yaitu penggunaan media mobile untuk mengkomunikasikan sebuah brand/produk secara persuasif dengan konsumen.
  14. Digital Content: Audio DigitalDeskripsi: Karya inovasi TIK dibidang audio yakni segala kreasi karya musik dan/atau fitur audio yang sejak proses penciptaan hingga hasil akhirnya mempergunakan piranti teknologi. Memiliki nilai estetika dan kreatifitas dibidang audio.
  15. Digital Content: Animasi DigitalDeskripsi: Karya kreatif berbasis cerita (story telling) yang dikembangkan menggunakan 3D pre-built rigs atau piranti lunak untuk 2D.Durasi produk animasi yang dilombakan minimum 30 detik maksimum 5 menit. Apabila durasi karya lebih dari 5 menit maka penilaian hanya diberikan pada 5 menit pertama.
  16. Digital Content: Video Games (termasuk Game Console, PC Game, dsb)Deskripsi: Karya kreatif berupa produk Video Game, yaitu game elektronik baik yang dapat dimainkan secara interaktif pada platform Game Console (PSP, Nintendo DS, dsb), PC dan/atau Online/web, dan mempunyai properti immersive, augmented atau virtual reality.

Kategori Pelajar

  1. SD: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SD atau yang setingkat
  2. SD: Maze Solving RobotDeskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran, serta membuat program pengendalian robot sendiri dengan strategi yang direncanakan.Tujuan kategori ini adalah membuat robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk mencapai tujuan akhir dalam arena lomba dengan mengikuti garis-jalur panduan yang telah disediakan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Pola jalur lintasan akan ditentukan pada hari pelaksanaan lomba.

    Tim harus dapat merakit robot nya, membuat program pengendalian robot serta mencoba mobilitas robot, melalui jalur yang telah ditentukan dalam arena dalam batas waktu yang telah ditentukan. setelah itu robot akan dilombakan dalam arena yang telah ditentukan.

  3. SMP: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SMP atau yang setingkat
  4. SMP: Obstacle RobotDeskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran, serta membuat program pengendalian robot sendiri dengan strategi yang direncanakan.Tujuan kategori ini adalah membuat robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk mencapai tujuan akhir dalam arena lomba yang berisi rintangan-rintangan yang telah disediakan serta mengambil “tokens” dan memasukan kedalam wadah tertentu, dalam waktu sesingkat-singkatnya.

    Tim harus harus membawa robot yang sudah terakit dengan baik, membuat program pengendalian robot serta mencoba mobilitas robot, melewati rintangan dalam arena dalam batas waktu yang telah ditentukan. setelah itu robot akan dilombakan dalam arena yang telah ditentukan.

  5. SMP: Maze Solving RobotDeskripsi: idem no. 2
  6. SMA/K: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SMA/K atau yang setingkat
  7. SMA/K: Obstacle RobotDeskripsi: idem no. 4
  8. SMA/K: Maze Solving RobotDeskripsi: idem no. 5
  9. Perguruan Tinggi: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh mahasiswa Perguruan Tinggi atau yang setingkat
  10. Perguruan Tinggi: Audio Visual Digital dan Animasi DigitalDeskripsi: Karya kreatif TIK dibidang audio, video atau animasi yang dihasilkan oleh mahasiswa Perguruan Tinggi atau yang setara yang sejak proses penciptaan hingga hasil akhirnya mempergunakan piranti teknologi informasi
  11. Perguruan Tinggi: Digital Interactive MediaDeskripsi: Karya kreatif TIK berupa aplikasi dan/atau konten digital yang memberikan solusi penyampaian komunikasi secara interaktif dengan menggunakan nilai-nilai estetis, contohnya antara lain:New Media: seperti internet art, interactive art technologies (misalnya: simulasi bioteknologi dan computer robotics)

    Interactive Advertising, yaitu penggunaan interactive media online/offline sebuah brand/produk untuk berkomunikasi secara persuasif dan interaktif dengan konsumen

  12. Applicative Robot Exhibition dengan tema “Robot for Helping People from Natural Disaster”Deskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran. Robot yang dibuat merupakan sistem yang terintegrasi untuk menyelesaikan suatu masalah nyata atau prototype teknologi yang berguna untuk saat ini atau di masa yang akan datang.Tujuan kategori ini adalah mengembangkan kreatifas dan kemampuan peserta dalam mendesain robot yang mampu diaplikasikan untuk menyelesaikan masalah nyata sesuai dengan tema lomba.

Info Lengkap…

└ Tags: 2011, ICT, IT, Lomba
4,601 Comments

Melamar Kerja (3)…

May22
by rohmadi on May 22, 2011 at 12:32 PM
Posted In: Memori

Sekarang waktunya pengumuman hasil seleksi CPNS. Entah kenapa, teman saya bercerita, waktu malam pengumuman yang bertepatan dengan malam tanggal 31 Desember, dia merasakan suatu bayangan yang begitu jelas. Bayangan kebimbangan jikalau dia diterima sebagai CPNS. Kenapa bimbang? Karena dia tidak ada motivasi untuk pingin diterima, dia merasa masih ada tanggun jawab job yang belum selesai ditempatnya bekerja. Dia tidak bisa meninggalkan suatu tanggung jawab yang telah diberikan. Dia ingin menjadi orang yang dapat dipercaya orang lain.

Dan pada keesokan harinya, karena waktu malamnya sering begadang lembur kerja, dia masih melanjutkan tidurnya setelah sholat subuh di kantornya. Ditambah lagi mimpinya yang membayangi semalaman. Dia dikejutkan dengan sebuah panggilan telepon dari sebuah nomor yang tidak asing lagi.

kring…..kring…. kira-kira begitulah bunyinya jika tulis. Dia seketika terbangun, dengan mata yang masih sayup-sayup dia mengankat telepon dan menyapa penelpon. Dan betul pula apa yang telah membayangi sejak malam. Kabar yang disampaikan temannya itu adalah pengumuman hasil kalau dia diterima sebagai CPNS, tak tanggung-tanggung dia para urutan pertama dari peserta yang lolos. Itu artinya dia mendapat nilai paling tinggi pada selesai itu untuk wilayah yang diikutinya. Seketika itu dia menjadi galau, hatinya risau, bingung bercampur aduk. Dalam hatinya, kenapa dia diterima? kenapa tidak ditolak saja?

Tidak cuma pikirannya yang kacau dan bingung, badannya menjadi panas sampai sore hari. Pada malam hari itu, kebetulan teman-teman sekantornya jalan-jalan bareng ke biasa banyak orang ngumpul. Sepanjang jalan, mungkin hanya dia yang merasakan gelisah sementara yang lain merasakan suka cita.

Waktu terus berlalu, selama itu pula dia bertanya kesana kemari, apa yang dia harus lakukan? Mana yang harus dia pilih? Satu karena idealisme dan satunya karena masa depan bagi sebagian besar orang. Tidak lupa lupa dia minta pertimbangan keluarganya dengan beserta pertimbangan. Sampai akhirnya, hari yang ditentukan, untuk semua peserta seleksi yang dinyatakan lolos wajib hadir untuk pendataan. Dia mengambil keputusan untuk tidak mengambil posisi CPNS dengan segala pertimbangan dan resikonya. Sampai sekitar jam 08.00 yang menjadi waktu akhir bagi presensi peserta. Seperti biasa, dia masih tidur sehabis lembur kerja. Kembali sebuah telepon yang kali ini asing baginya masuk. kring….kring…., dengan cekatat dia mengangkat panggilan telepon tersebut.

Ya, hallo… perbincangan berlangsung singkat. Penelepon, hanya meminta konfirmasi saya, apakah dia tidak datang ke BKD untuk mengurus kelengkapan data? Jika tidak hadir, maka dia dinyatakan gugur. Dengan berat dan pilihan berat, dia mengatakan bahwa dia tidak mengambil posisi tersebut karena masih memiliki tanggung jawab yang harus dia selesaikan ditempatnya bekerja. Ah… selesai sudah pergulatan batin ini. Lega dan tidak ada kekacauan yang berkecamun dihatinya.

Dan kebetulan, pada periode tersebut, bagi CPNS yang mengundurkan diri tidak mendapatkan denda 10 jt seperti tahun sesudahnya.

Suatu pilihan yang harus ditentukan dan tentunya berat, karena sama-sama memiliki konsekuensi yang berat pula. Dia telah berhasil menentukan pilihan yang dia sendiri tidak tahu, yang mana yang paling baik bagi dirinya.

Sekian…

Tulisan terkait:

Melamar Kerja (2)…

└ Tags: CPNS, Melamar Kerja
4 Comments

Melamar Kerja (2)…

May22
by rohmadi on May 22, 2011 at 10:16 AM
Posted In: Memori

Cerita berlanjut, dengan langkah pasti dia akhirnya, mengikuti ajakan teman akrabnya untuk mengikuti seleksi administrasi CPNS. Belum selesai cerita, sampai di kantor pos, dia tidak bisa mengirimkan berkasnya karena dia tidak bisa mendapatkan perangko flat untuk amplop balasan yang wajib bagi peserta CPNS. Dia sudah nanya ke loket A sampai Z, tapi semua tidak bisa memberikan perangko. Kalo ingin mendapatkan perangko, dia harus membeli satu berkas utuh pendaftaran CPNS. Dengan hati sedikit jengkel, dia mengirimkan berkas itu ke temannya yang ada di daerah tujuan. Dia minta tolong, temannya untuk membelikan perangko flat kemudian dimasukkan berkasnya. Selesai sudah, tahap awal.

Beberapa hari berselang, tiba saat seleksi CPNS, dia akhirnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dia dan temannya, pulang kampung untuk mengikuti seleksi CPNS, dan kebetulan saat itu, bertepatan waktunya dengan hari raya ‘idul Adha. Jadi bisa mudik, dengan cuti dari tempatnya bekerja. Sebenarnya dia tidak sreg, karena saat itu, dia belum ingin resign jika diterima sebagai CPNS.

Dia pulang, dengan niat ingin berhari raya, bukan mengikuti seleksi CPNS, tapi dia ikut seleksi CPNS dengan niat untuk sekedar mengikuti ajakan temannya tadi. Sejak awal, dia tidak melakukan persiapan sama sekali, lain dengan temannya yang satu, setiap balik kerja dia selalu membaca kumpulan tes CPNS tahun-tahun sebelumnya. Namun dua cuek, dan tidak mempedulikannya. Bahkan malam hari sebelum hari seleksipun, dia kebetulan kadatangan temannya lamanya, yang akhirnya temannya memberikan kumpulan soal tes tahun yang lalu.

Dia baca-baca sambil lalu, beda dengan orang layaknya yang benar-benar kepingin banget diterima. Bahkan dia hanya membaca sebagian soal saja, tidak sampai selesai. Karena baru sampai dari perjalanan jauh, dia kecapekan dan melanjutkan dengan tidur. Paginya dia berangkat ketempat seleksi, yang kebetulan satu jalur dengan dia pulang kampung. Bahkan tempat seleksipun dia dikasih tahu temannya yang lain, dia tidak tahu di sebelah mana persisnya. Dengan membawa tas besar berisi pakaian layaknya orang mudik, dia menuju tempat seleksi. Sampai ditempat,  dia termasuk yang pertama datang, dia kemudian mencari ruang dan menunggu sambil beristirahat di depan ruang yang masih terkunci. Kalau kandidat yang lain datang, dengan rapi, membawa tas kecil, membawa lembar soal-jawab tahun lalu, dia hanya duduk dan sekali-kali sambil menutup mata karena masih ngantuk. Beberapa teman semasa kuliah dulu, mendekatinya dan sedikit ngobrol.

Tes kemudian dimulai, kebetulan saja dia duduk di bagian paling depan, kanan dan kiri orang yang tidak dikenal. Dengan tenang dan yakin dia mengerjakan soal tes. Dari beberapa soal yang keluar, dia dapat mengingat, soal yang mirip dengan soal yang dibaca tadi malam. Dan anehnya, soal kali ini berbeda dengan soal seleksi tahun-tahun sebelumnya. Soal didominasi soal kepribadian, bukan soal pengetahuan. Mungkin dari soal 100, yang 40 adalah soal tes kepribadian. Soalnya mirip dengan soal PMP atau PPKn. Dengan pasti dia menjawab satu persatu soal, yang sulit dia tinggalkan untuk diulang kemudian. Dia menjawab soal kepribadian sesuai dengan hati nuraninya bukan mencari jawaban yang paling baik. Mungkin saat mengerjakan soal PPKn kita akan menjawan soal yang paling baik. Berbeda dengan soal PPKn, dia tidak menjawab soal dengan memilih jawaban paling ideal, tapi dia menjawab soal sesuai karakter kepribadian. Dia menjawab soal situasi kondisi dengan apa yang akan dilakukan seandainya dia mengalaminya.

Tes sudah selesai, dia pulang dengan membawa tas besar yang dibawanya dari kota nan jauh di sana. Dia ingin segera pulang, ketemu dengan keluarga di rumah. Hari berikutnya adalah hari ‘Idul Adha, dia dan orang kampungnya pergi sholat ke lapangan, untuk menunaikan sholat ‘Ied. Sepulang dari lapangan, beberapa tetangganya menanyakan, dia ikut seleksi CPNS atau tidak? Maklum, siapa sih yang tidak tahu tentang CPNS? ya dia jawab saja, “ikut”, tapi bukan di kabupaten kampung halamannya.

Sebenarnya, walaupun tanpa keinginan yang kuat, dia memiliki strategi ikut CPNS. Dia menganalisa seberapa besar peluang di masing-masing daerah yang menyelenggarakannya. Dia mencari formasi dengan perbandingan kemungkinan pelamar yang ada. Dia memprediksi berapa kira-kira pelamar yang ada, dengan cara berapa banyak temannya kelas waktu kuliah dulu ada ditempat tersebut. Kemudian membagi jumlah formasi dengan jumlah teman sekelasnya yg ada pada daerah tersebut. Dan sebelumnya, dia juga menanyakan ke teman-temanya, ikut didaerah mana. Ketemulah angka dengan peluang yang terbesar dibandingkan daerah-daerah lain.

Berlanjut….

***

Tulisan terkait:

Melamar Kerja (1)…

└ Tags: CPNS, Melamar Kerja
 Comment 

Melamar Kerja (1)…

May22
by rohmadi on May 22, 2011 at 9:29 AM
Posted In: Memori

Bagi sebagian orang, yang namanya ‘melamar kerja’ atau mencari kerja itu adalah suatu hal yang membutuhkan suatu keuletan dan kesabaran yang tinggi.

Kenapa demikian?

Sebagian orang pastinya akan dan pernah mengalami situasi ini. Mungkin hanya segelintir orang yang ‘beruntung’ saja yang tidak mengalaminya. Ya, mungkin ada yang sudah ditunggu pekerjaan karena prestasinya, mungkin ada yang sudah ditunggu pekerjaan karena warisan, ataupun situasi yang lain.

Nah, bagi kita yang ‘kurang beruntung’, mestinya harus menyiapkan 1001 cara dan strategi untuk mendapatkan pekerjaan, disamping harus ditunjang dengan do’a yang wajib hukumnya, apalagi do’a orang tua kita.

Saya akan mencoba sedikit menceritakan apa yang dialami teman saya, dan apa yang ada silakan mengambil hikmah dan pelajaran sendiri jika memang dirasa ada. Karena mungkin setiap orang bisa berbeda persepsi dan penilaian.

Begini lho….

Saya punya teman, dia itu udah lulus kuliah sekitar tahun 2006. Awalnya dia tidak berfikir untuk mencari kerja pada orang lain, maklum aj karena saat itu dia memiliki usaha kecil-kecilan yang mampu menopang hidupnya selama masa pertengahan kuliah sampai lulus. Walaupun mungkin tidak cukup besar untuk bisa menabung dan memberi sedikit kepada orang tuanya. Apalagi, dari keluarganya tidak ada yang namanya kerja dengan orang lain. Pinginnya sih mandiri, wiraswasta…

Nah, cerita berlanjut setelah beberapa waktu. Dia akhirnya merasa risih juga, setiap pulang kampung ditanya sama keluarga, tetangga atau temannya. Pertanyaannya sederhana, namun mungkin jawabannya yang menyusahkan seorang lulusan Sarjana sekalipun.

Kamu kerja dimana? Sebagai apa?

Sederhana bukan? Kalau dilihat dari susunan kalimat memang sederhana, kalimat tersebut dinamakan kalimat tanya yang terdiri dari SPO. Waduh, kok sampai mbawa-mbawa pelajaran Bahasa Indonesia sih…. hehehe nggak apa-apa, karena katanya kalimat tanya ini sederhana, namun bisa menyesakkan orang banyak. Jadi saya harap Anda berhati-hati dengan kalimat ini ya…

Akhirnya teman saya befikir, saya sudah kerja, walaupun mungkin tidak seperti bayangan kebanyakan orang, saya sudah bisa makan dari hasil keringat saya sendiri, tapi kenapa begitu berat untuk menjawab pertanyaan itu?

Maklum aj, sudah menjadi mafhum bagi orang di pedesaan kalau seorang akan dipandang berhasil jika bisa bekerja di sebuah institusi atau perusahaan yang dikenal oleh orang. Dan sebaliknya, akan memudahkan bagi orang yang bersangkutan untuk menjawabnya dengan wajah yang terangkat tidak menunduk.

Akhirnya teman saya mencoba mencari lowongan kerja yang barangkali saja bisa di apply. Setiap makan di warung, dia lebih lama membolak-balik koran dari pada makannya. Dan singkat kata, suatu saat dia menemukan lowongan kerja sebagai Guru Komputer di sebuah SMK Swasta. Dengan langkah pasti akhirnya dia mengajukan lamaran, dan diterima sebagai pengajar di SMK tersebut. Mungkin keputusan ini jarang dan tidak semua orang melakukannya, kenapa? Dia harus berangkat mengajar 3x dalam seminggu, dan dalam sehari datang, dia minimal harus mengajar selama 6 jam pelajaran. Jika dihitung mungkin dia akan mendapatkan honor yang cukup, tapi tidak demikian, dia hanya mendapatkan honor sekitar 98 ribu untuk satu bulan. Bayangkan, dia harus berangkat dari tempat tinggalnya naik angkutan, sekali pulang pergi membutuhkan ongkos sebesar 12 ribu. Jadi total untuk ongkos angkutan saja, dia mengeluarkan minimal 150 ribu. Artinya dia tidak bekerja untuk mencari uang tapi dia kerja bakti.

Yah, gimana lagi, kontrak sudah tidak dibatalkan, kalo mau membatalkan dia harus mencarikan ganti, mana ada gantinya yg mau?? Terpaksalah dia membayar mahal untuk sebuah status sebagai jawaban kepada orang lain. Susah memang….

Sambil berusaha mencari peruntungan lain, dia beberapa kali mencoba ikut tes CPNS. Pertama, dia ikut di daerahnya, namun karena didaerahnya tersebut sarat dengan KKN, maka dia tidak lolos seleksi administrasi. Kemudian, tahun berikutnya, dia ikut tes CPNS di institusi lain, pada kali ini dia agak beruntung, karena dari tes tahap pertama, dia termasuk 3 orang yang lolos dan mengikuti seleksi tahap 2. Namun lagi-lagi karena sarat dengan KKN, dia akhirnya harus mengelus dada. Pada tahun ketiga, dia mencoba ikut lagi, dan mungkin ini kali yang perlu diwaspadai…

Wah kok diwaspadai segala sih??

iya, karena dia ikut seleksi CPNS, karena tidak ada sedikitpun niat untuk ikut apalagi diterima. Dia sebenarya sudah diterima pada sebuah perusahaan swasta, dan kebetulan saat itu teman akrabnya mungkin ingin mencoba ikut CPNS. Temannya tersebut mengajak dia untuk mengikuti tes CPNS. Ya namanya teman akrab, kerja sekantor, tinggal serumah, tidur sekamar, kemana-mana selalu berdua. Dia terpaksa mengikuti keinginan temannya itu. Pertama-tama dia membaca syarat ketentuan CPNS saja dia sudah salah. Gimana tidak, biasanya kan tes CPNS itu, disebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi, mungkin point 1-14, dan baru membaca syart sampai poin 10 saja dia sudah bingung. Dia harus mengurus macam-macam surat keterangan, padahal dia sekarang bekerja di perusahaan. Tidak mungkin baginya meninggalkan jam kerja hanya untuk mengurus surat-surat tersebut. Dia memutuskan untuk tidak ikut seleksi. Namun, entah kenapa, saat tanggal akhir, kurang 4 hari, dia ada keinginan untuk membaca ketentuan lagi, nah…. disini dia baru tahu, kalau dia kurang teliti membacanya. Ternyata, syarat poin sekian sampai terakhir, dipenuhi jika seseorang dinyatakan diterima. Dengan demikian dia memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi administrasi.

Berlanjut….

Melamar Kerja (2)…

└ Tags: CPNS, Melamar Kerja
4 Comments

Manisnya Dunia Pendidikan Kita…

May15
by rohmadi on May 15, 2011 at 11:24 PM
Posted In: Memori

Mengajar adalah sebuah profesi yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang telah memiliki kualifikasi yang ditetapkan. Jika suatu pekerjaan itu hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi tertentu yang ditetapkan, maka itulah yang disebut profesi.

Sama halnya dengan dokter, pengacara, dan sejenisnya. Maka pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang tanpa kualifikasi yang ditetapkan. Berbeda dengan pekerjaan penyapu jalan, kuli panggul di pasar, ataupun yang sejenisnya.

Pendidikan bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk bekal dalam kehidupannya. Jika kita pada waktu SD mungkin masih ingat dengan istilah “Belajar Mengajar”, kemudian pernah kita dengar juga istilah “Kegiatan Belajar Mengajar”, adalagi “Proses Belajar Mengajar” dan mungkin ada “Pembejalaran”. Apapun itu istilahnya, namun intinya adalah proses memberikan pengalaman kepada peserta didik sebagai bekal dalam kehidupan peserta didik di masyarakat.

****

Sebuah fenomena yang mungkin tidak asing lagi adalah…

Banyak lulusan yang ketika kuliah menggambil peminatan bidang ilmu murni, namun ketika lulus atau beberapa saat setelah bekerja ditempat lain, lulusan tersebut banting setir mengajar. Diantaranya bahkan diangkat menjadi PNS. Di sisi lain, ketika kuliah, mengambil ilmu pendidikan, namun ketika lulus, tidak mengajar sesuai kompetensi yang dipelajari. Tidak jarang juga, mahasiswa yang mengambil peminatan bidang pendidikan pada awalnya, bahkan mungkin sampai lulus tidak memiliki ‘keinginan’ untuk menjadi guru setelah lulus.

Pada situasi lain, ketika perekrutan CPNS mulai tahun 2009, ketika bidang Infomation and Technolgy berkembang dengan pesat, banyak dibuka CPNS dengan kualifikasi pengajar ilmu komputer ataupun teknik komputer. Bersamaan dengan itu, bahkan sampai saat perekrutan CPNS digelar, di perguruan tinggi PTIK belum dibuka program Pendidikan Teknik Informasi ataupun Pendididikan Teknik Komputer. Kalaupun ada, mungkin baru satu ataupun dua perguruan tinggi saja.

Dengan keadaan ini, semakin banyak sekali lulusan ilmu murni yang kemudian mengambil program Akta IV untuk bisa memenuhi syarat kualifikasi yang diinginkan.

Yang menjadi pertanyaan saya selama ini adalah: Bagaimana ini bisa terjadi?

Apakah tidak ada koordinasi dan perencanaan pada dunia pendidikan di Indonesia yang bisa menghindari seperti ini?

Saya juga tidak tahu, apakah ini menjadi salah satu faktor yang akhirnya melahirkan dua macam guru?

Ah….. ini bukan urusan saya….

Ah…. ini bukan domain saya….

Ah… Ah… apa yang terjadi??

Bagaimana ini???

Sebegitu anehkah managemen pendidikan kita?

****

Belum lagi fenomena yang aneh dan mengelikan lainnya…

Ketika saya pulang kampung, sekitar sebelum tahun 2009. Saya banyak mendengar cerita yang menurut saya aneh, ya aneh. Anda mungkin akan sangat ingat ketika itu ada kabar bahwa semua pengawai honorer/wiyata bakti akan diangkat sebagai PNS sebelum tahun 2009. Begitu kuatnya kabar ini, hingga di desa-desa terjadilah fenomena ini.

Banyak oknum pegawai negeri di sekolah negeri, berlomba-lomba memasukkan kerabatnya sebagai pegawai honorer atau wiyati bakti. Bahkan lulusan SMA aj banyak yang dimasukkan sebagai guru di SD. Padahal, mereka mungkin cuma mendapat honorer kurang dari 2oorb per bulan selama belum diangkat sebagai CPNS. Sampai sekarang, saya tidak tahu apakah mereka semua benar-benar diangkat sebagai CPNS ataukah tidak?

Dari contoh di atas saja, bisa diketahui, begitu kuatnya magnet di dunia pendidikan, sampai-sampai orang yang awalnya tidak tertarik, menjadi sangat terpikat.

Mudah-mudahan manisnya di dunia pendidikan membuahkan hasil yang manis bagi bangsa dan negara.

└ Tags: Belajar, mengajar, pendidikan
 Comment 
  • Page 23 of 28
  • « First
  • «
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • »
  • Last »

Tags

Absensi Karyawan Arduino Arduino Uno ATMega8535 ATmel AVR Barcode Billing CPNS Database database tabungan DDS Grafik GUI GUI matlab Image install Install Driver USBasp Interfacing komputerisasi absensi Matlab Melamar Kerja mikrokontroller Modem GSM Programming python rekap absensi serial port simulasi SMS SMS Gateway software tabungan source code tabungan Timer tutorial USB to Serial vb VB 6 VB 6.0 video visual basic Visual Basic 6 warsito Wavecom

Categories

  • Arduino (8)
  • Artikel Umum (10)
  • Berita (3)
  • Dokumentasi Produk (4)
  • Elektronik (4)
  • FPGA (2)
  • Google Maps (1)
  • Image Processing (1)
  • Interfacing (19)
  • Jualan (11)
  • Machine Learning (1)
  • Matlab (9)
  • Memori (7)
  • Mikrokontroller (6)
  • OS (Operating System Linux) (1)
  • Pengetahuan (2)
  • Posting Berikutnya (1)
  • Python (7)
  • Sistem Informasi (3)
  • Testing (3)
  • Tutorial Video (3)
  • Ultrasound (2)
  • Uncategorized (11)
  • VB .Net (2)
  • VB 6.0 (36)
  • Website (1)
Home » Page 23

©2008-2025 Produk Inovatif | Powered by WordPress with Easel | Subscribe: RSS | Back to Top ↑