Produk Inovatif

Catatan Ringan Programming, Interfacing dan Elektronik
  • About
  • Polling
  • Project
  • Info
  • Download
  • Beranda
  • Referensi
  • Shopping
  • Pustaka Kuliah
  • Datasheet

Latest Post

  • MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN ANAK ADHD( Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
  • Estimasi Kecepatan Kendaraan Menggunakan YOLO (Speed Estimation using Ultralytics YOLO)
  • PASCA OPERASI DAN RADIASI KANKER OTAK MENYEBAR MEMENUHI SEBAGIAN BESAR OTAK SEBELAH KANANNYA, BERSIH MELEWATI 10 TAHUN DENGAN ECCT
  • Machine Learning: Membuat Prediksi Dengan Linear Regression
  • Belajar Python: Menuliskan Statement & Variabel

Latest Comments

  1. itankjs on Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 28, 2014

    kalo pake finger print (mesin absen sidik jari ) bisa bos ?

  2. ridho on Membuat Empat Grafik Pada GUI Matlab – bagian 1February 26, 2014

    saya mau tanya , saya kesulitan untuk menaruh code yang sudah jadi di salah satu axis yang ada , semisal…

  3. rosmaiti on Source: Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 17, 2014

    kapan dong mas diuploadnya?lagi butuh pencerahan banget ni mas.sy butuh bantuan mas ni.maf klo kedengaran sprt memaksa.makasih y mas. sy…

  4. roohmadi on Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM SerialFebruary 15, 2014

    Sangat mungkin dilakukan. Dan secara sistem hanya membutuhkan sebuah mikrokontroller dan tambahan modem beserta interface dengan mikrokontroller. Ini kebutuhan selain…

  5. budi Ar-royyan wibowo on Membuat Grafik Data Logger ADC 8 Channel Dengan Visual Basic 6February 14, 2014

    source code mikrokontrolernya dong mas, sangat butuh ini sudah berminggu - minggu saya monitor koq belum di upload juga.....

  • MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN ANAK ADHD( Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
  • Estimasi Kecepatan Kendaraan Menggunakan YOLO (Speed Estimation using Ultralytics YOLO)
  • PASCA OPERASI DAN RADIASI KANKER OTAK MENYEBAR MEMENUHI SEBAGIAN BESAR OTAK SEBELAH KANANNYA, BERSIH MELEWATI 10 TAHUN DENGAN ECCT
  • Machine Learning: Membuat Prediksi Dengan Linear Regression
  • Belajar Python: Menuliskan Statement & Variabel

Absensi Karyawan Arduino Arduino Uno ATMega8535 ATmel AVR Barcode Billing CPNS Database database tabungan elektronika employee Grafik GUI GUI matlab Image install Interfacing Matlab Melamar Kerja mikrokontroller Modem GSM Programming python serial port simulasi Sistem Penggajian SMS SMS Gateway software tabungan sourcecode source code tabungan Timer tutorial USB to Serial vb VB 6 VB 6.0 video visual basic Visual Basic 6 warsito Wavecom

  • Arduino (8)
  • Artikel Umum (10)
  • Berita (3)
  • Dokumentasi Produk (4)
  • Elektronik (4)
  • FPGA (2)
  • Google Maps (1)
  • Image Processing (1)
  • Interfacing (19)
  • Jualan (11)
  • Machine Learning (1)
  • Matlab (9)
  • Memori (7)
  • Mikrokontroller (6)
  • OS (Operating System Linux) (1)
  • Pengetahuan (2)
  • Posting Berikutnya (1)
  • Python (7)
  • Sistem Informasi (3)
  • Testing (3)
  • Tutorial Video (3)
  • Ultrasound (2)
  • Uncategorized (12)
  • VB .Net (2)
  • VB 6.0 (36)
  • Website (1)
  1. itankjs on Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 28, 2014

    kalo pake finger print (mesin absen sidik jari ) bisa bos ?

  2. ridho on Membuat Empat Grafik Pada GUI Matlab – bagian 1February 26, 2014

    saya mau tanya , saya kesulitan untuk menaruh code yang sudah jadi di salah satu axis yang ada , semisal…

  3. rosmaiti on Source: Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan BarcodeFebruary 17, 2014

    kapan dong mas diuploadnya?lagi butuh pencerahan banget ni mas.sy butuh bantuan mas ni.maf klo kedengaran sprt memaksa.makasih y mas. sy…

  4. roohmadi on Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM SerialFebruary 15, 2014

    Sangat mungkin dilakukan. Dan secara sistem hanya membutuhkan sebuah mikrokontroller dan tambahan modem beserta interface dengan mikrokontroller. Ini kebutuhan selain…

  5. budi Ar-royyan wibowo on Membuat Grafik Data Logger ADC 8 Channel Dengan Visual Basic 6February 14, 2014

    source code mikrokontrolernya dong mas, sangat butuh ini sudah berminggu - minggu saya monitor koq belum di upload juga.....

Manisnya Dunia Pendidikan Kita…

May15
by rohmadi on May 15, 2011 at 11:24 PM
Posted In: Memori

Mengajar adalah sebuah profesi yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang telah memiliki kualifikasi yang ditetapkan. Jika suatu pekerjaan itu hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi tertentu yang ditetapkan, maka itulah yang disebut profesi.

Sama halnya dengan dokter, pengacara, dan sejenisnya. Maka pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang tanpa kualifikasi yang ditetapkan. Berbeda dengan pekerjaan penyapu jalan, kuli panggul di pasar, ataupun yang sejenisnya.

Pendidikan bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk bekal dalam kehidupannya. Jika kita pada waktu SD mungkin masih ingat dengan istilah “Belajar Mengajar”, kemudian pernah kita dengar juga istilah “Kegiatan Belajar Mengajar”, adalagi “Proses Belajar Mengajar” dan mungkin ada “Pembejalaran”. Apapun itu istilahnya, namun intinya adalah proses memberikan pengalaman kepada peserta didik sebagai bekal dalam kehidupan peserta didik di masyarakat.

****

Sebuah fenomena yang mungkin tidak asing lagi adalah…

Banyak lulusan yang ketika kuliah menggambil peminatan bidang ilmu murni, namun ketika lulus atau beberapa saat setelah bekerja ditempat lain, lulusan tersebut banting setir mengajar. Diantaranya bahkan diangkat menjadi PNS. Di sisi lain, ketika kuliah, mengambil ilmu pendidikan, namun ketika lulus, tidak mengajar sesuai kompetensi yang dipelajari. Tidak jarang juga, mahasiswa yang mengambil peminatan bidang pendidikan pada awalnya, bahkan mungkin sampai lulus tidak memiliki ‘keinginan’ untuk menjadi guru setelah lulus.

Pada situasi lain, ketika perekrutan CPNS mulai tahun 2009, ketika bidang Infomation and Technolgy berkembang dengan pesat, banyak dibuka CPNS dengan kualifikasi pengajar ilmu komputer ataupun teknik komputer. Bersamaan dengan itu, bahkan sampai saat perekrutan CPNS digelar, di perguruan tinggi PTIK belum dibuka program Pendidikan Teknik Informasi ataupun Pendididikan Teknik Komputer. Kalaupun ada, mungkin baru satu ataupun dua perguruan tinggi saja.

Dengan keadaan ini, semakin banyak sekali lulusan ilmu murni yang kemudian mengambil program Akta IV untuk bisa memenuhi syarat kualifikasi yang diinginkan.

Yang menjadi pertanyaan saya selama ini adalah: Bagaimana ini bisa terjadi?

Apakah tidak ada koordinasi dan perencanaan pada dunia pendidikan di Indonesia yang bisa menghindari seperti ini?

Saya juga tidak tahu, apakah ini menjadi salah satu faktor yang akhirnya melahirkan dua macam guru?

Ah….. ini bukan urusan saya….

Ah…. ini bukan domain saya….

Ah… Ah… apa yang terjadi??

Bagaimana ini???

Sebegitu anehkah managemen pendidikan kita?

****

Belum lagi fenomena yang aneh dan mengelikan lainnya…

Ketika saya pulang kampung, sekitar sebelum tahun 2009. Saya banyak mendengar cerita yang menurut saya aneh, ya aneh. Anda mungkin akan sangat ingat ketika itu ada kabar bahwa semua pengawai honorer/wiyata bakti akan diangkat sebagai PNS sebelum tahun 2009. Begitu kuatnya kabar ini, hingga di desa-desa terjadilah fenomena ini.

Banyak oknum pegawai negeri di sekolah negeri, berlomba-lomba memasukkan kerabatnya sebagai pegawai honorer atau wiyati bakti. Bahkan lulusan SMA aj banyak yang dimasukkan sebagai guru di SD. Padahal, mereka mungkin cuma mendapat honorer kurang dari 2oorb per bulan selama belum diangkat sebagai CPNS. Sampai sekarang, saya tidak tahu apakah mereka semua benar-benar diangkat sebagai CPNS ataukah tidak?

Dari contoh di atas saja, bisa diketahui, begitu kuatnya magnet di dunia pendidikan, sampai-sampai orang yang awalnya tidak tertarik, menjadi sangat terpikat.

Mudah-mudahan manisnya di dunia pendidikan membuahkan hasil yang manis bagi bangsa dan negara.

└ Tags: Belajar, mengajar, pendidikan
 Comment 

“Ngotot” itu perlu…

May14
by rohmadi on May 14, 2011 at 12:17 PM
Posted In: Memori

Hahahaha…

Apa yang Anda bayangkan dengan sebuah kata “Ngotot”?

Saya percaya, Anda mungkin terbayang dengan kondisi orang yang sedang adu argument tentang suatu hal yang tidak begitu jelas benar ato salahnya, mungkin ibarat membicarakan duluan mana antara telur dan ayam.

Mungkin juga diantara Anda ada yang membayangkan “Ngotot” itu sifat orang yang tidak mau kalah saat berdebat dengan orang lain, walaupun pendapatnya itu salah. Susah memang kalo mengadapi orang kayak gini.

Tapi yang saya maksud dengan “Ngotot” disini adalah sebuah perjuangan yang saya lakukan manakala saya mencoba menjelaskan alas an yang saya pegang dalam “melawan” sebuah sikap orang lain dalam mengeluarkan keputusannya. Bingung??? Hehehehe, jangan bingung dong…

Okelah kalo begitu, saya gambaran dengan apa yang saya maksud dengan “Ngotot”.

Gini lho…

Saya itu teringat dengan beberapa hal yang saya alami saat saya mencoba untuk “Ngotot”. Dan saya merasa melakukannya untuk menghadapi situasi aneh tersebut.

Pertama, kejadian ini terjadi saat saya masih kuliah semester 7, klo tidak salah ya soalnya dah agak lupa.

Waktu itu, saya udah dua kali/dua semester ikut kuliah Teknik Digital. Yang pertama saya ikuti pada semester 5, dan hasilnya adalah mendapat nilai C. Karena saya merasa dengan nilai C itu adalah kurang bagi saya yang begitu sangat menyukai dunia 0 dan 1 (digital). Maka akhirnya pada semester 7, saya putuskan untuk mengulangi kuliah Teknik Digital. Dan kalo tidak salah, pada waktu itu, teman-teman saya satu kelas banyak juga yang mengulang, sehingga diadakan kelas tersendiri.

Setelah masa perkuliahan dimulai, saya merasakan sesuatu yang tidak beres nih. Karena pada awal masa kuliah ini, udah 2-3 kali jam kuliah, si dosen selalu terlambat bisa 1 jam. Itupun harus di ‘jemput’ di ruangannya. Karena saya pada waktu itu sebagai Komting/ketua kelas, dan saya bertanggung jawab atas perkuliahan di kelas, maka setiap jam kuliah dimulai, harus rajin ‘menjemput’ sang dosen.

Tahu gak??

Yang saya bikin jengkel itu, saat ditunggu mahasiswa yang siap kuliah, eh dia nya malah main game di ruangan. Mending game nya keren, game yang dimainin itu game anak kecil, yang nyari 2 gambar yg sama sampai abis itu lho… Rasa ubun-ubun ini udah kaya sumbu pabrik aj, dah gak mempan disiram air. Kadang klo tidak main game, si dosen malah tidur, gmn coba?

Dalam hati saya, orang gini kok bisa ya jadi dosen? Gmn dulu seleksinya?

Kuliah udah lewat, saya aktif ikut kuliah, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan homework. Sekarang saatnya melihat hasilnya…

Saat melihat hasilnya, serasa kepala ini disambar petir, tahu kenapa? Nilai saya tidak keluar bersama dengan beberapa teman. Akhirnya dengan rasa yang bercampur aduk macem-macem, saya dan teman menemui sang dosen. Setelah ngomong-ngomong masalah sebab nilai tidak keluar, akhirnya saya diberi tahu kenapa nilai saya tidak keluar.

Dengan enteng, sang dosen bilang, kamu tidak ikut ujian akhir semester, lembar jawab kamu tidak ada. Wah ini yang bikin ngondok, masa dibilang gitu, padahal saya waktu itu ingat betul kalao saya ikut ujian akhir semester dan saya duduk di depan sang dosen yang tidur saat menunggui ujian. Kemudian saya Tanya ke beliau, Pak, klo boleh lihat saya minta ditunjukin daftar hadir saat ujian, karena saat itu saya ingat betul klo saya ikut ujian dan duduk didepan bapak. Dengan enteng sang dosen bilang, berkas ujian sudah tidak ada semua. sudah dibuang kali…

Yah, apa-apaan nih dosen satu ini, gerutu saya dalam hati.

 Ya udah kalao gitu, apa yang harus saya lakukan biar nilai saya keluar pak?.  Tanya saya dengan rasa harap.

Kamu dan beberapa teman kamu, cariin buku terbaru tentang Teknik Digital, nanti disrahin saya. Jawab sang dosen.

Wah ini apa-apaan ini? Dalam hati saya. Kemudian saya jawab: Pak, masa nilai saya ditukar dengan beli buku?, saya tidak mau pak? Saya minta tugas yang relevan saja. Jawab saya. Kemudian saya lanjutkan: ya misalnya bikin resume materi ato makalah gitu…

Setelah lama nego, akhirnya sang dosen setuju dengan permintaan saya untuk diganti dengan resume materi kuliah.

Setelah menyelesaikan tugas, keluarlah nilai saya. Saya tidak tahu, bagaimana proses nilai diolah sehingga bisa keluar. Tapi Alhamdulillah saya dapat nilai yang lebih baik dari semester sebelumnya untuk mata kuliah Teknik Digital.

***

Saya tidak habis pikir, apakah seorang pendidik yang demikian itu tidak memiliki rasa tanggung jawab ataupun panggilan hati untuk mengajar? Begitu mudahkah memberikan penugasan dengan sesuatu yang kurang relevan? Apakah tidak difikirkan sebelumnya, apa tujuan penugasan tersebut? Kenapa saya sebut demikian? Ya karena profesinya adalah pengajar… bukan yang lain.

Sebagai orang awam, saya merasa prihatin jika masih ada pengajar yang masih memberikan tugas yang kurang relevan.

Mungkin ada sebuah artikel yang menarik untuk disimak khususnya bagi pengajar. Link ini saya dapatkan atas kebaikan seorang teman yang peduli tentang dunia pendidikan.

Dua Jenis Guru

Semoga bermanfaat.

└ Tags: cerita kuliah, ngotot
1,370 Comments

Interfacing GPS Garmin 60C Dengan ATMega162 (2)

May14
by rohmadi on May 14, 2011 at 11:56 AM
Posted In: Interfacing

Pada tulisan pertama, telah dijelaskan tentang GPS beserta data-data yang dapat diambil untuk dijadikan sebagai sumber informasi. Diantara data yang digunakan adalah data $GPGGA – Global Positioning System Fix Data. Pada blok data yang diawali dengan $GPGGA, kita bisa mengetahui waktu, latitude, longitude, altitude, dan yang lainnya. Pada tulisan ini, kita akan mencoba untuk membaca blok data yang diawali dengan identifier $GPGGA.

Pada GPS Garmin seri 60C, data dikirim dalam format NMEA dalam satu paket data. Pada tiap paket data yang dikirimkan, terdapat blok-blok data yang diawali dengan identifier. Sehingga kita bisa memilih kategori data yang akan diambil dengan mengabaikan blok data yang lainnya. Dalam satu blok data yang diawali dengan identifier yang sudah ditentukan formatnya, memberikan informasi yang terdiri dari beberapa bagian informasi. Misalnya, blok data yang diawali dengan identifier $GPZDA, memberikan data UTC, day, month, year, dan local time zone.

Data yang dikirimkan oleh GPS Garmin 60C, dikirim melalui format serial pada kecepatan 4200 dan terdapat jeda untuk tiap paket data yang dikirimkan. Karena data yang dikirimkan adalah berupa data serial, maka kita akan mengambil data yang diberikan dengan menggunakan port serial. Komunikasi yang digunakan adalah komunikasi satu arah dari GPS ke mikrokontroller.

Karena menggunakan komunikasi satu arah, maka pada mikrokontroller harus disetting sebagai Rx Interrupt. Yaitu, mikrokontroller diatur untuk melayani setiap data yang diterima setiap saat. Ini harus dilakukan, karena data yang diterima tanpa didahului oleh proses handshake. Untuk selanjutnya, mikrokontroller harus mampu menyimpan data yang diterima pada sebuah variable buffer. Jadi, data yang diterima disimpan pada variable buffer, kemudian baru difilter berdasarkan identifier yang diinginkan.

Untuk membaca blok data $GPGGA,061648,0619.9585,S,10639.9713,E,1,09,0.8,70.0,M,1.5,M,,*5E

Pada blok data di atas, terdapat blok data berikut:

  • Sentence Identifier : $GPGGA
  • Time : 061648
  • Latitude : 0619.9585
  • Longitude : 10639.9713
  • Fix Quality : 1
  • Number of Satellites : 09
  • Horizontal Dilution of Precision (HDOP)  : 0.8
  • Altitude : 70 M
  • Height of geoid above WGS84 ellipsoid  : 1.5 M
  • Time since last DGPS update : blank
  • DGPS reference station id : blank
  • Checksum : 5E

Maka dipembacaan data dilakukan dengan algoritma pembacaan data GPS digambarkan di bawah ini:

    1. Baca data serial yang diterima, kemudian simpan pada variable buffer.
    2. Stop pembacaan data serial, jika ditemukan 0x0D atau CR (Carriage Return)
    3. Cek, apakah karakter pertama adalah ‘$’: jika betul maka lanjutkan filtering; jika tidak, maka abaikan
    4. Cek, apakah karakter pertama sampai karakter ketujuh sama dengan “$GPGGA,” jika betul, lanjutkan filtering; jika tidak, maka abaikan
    5. Cek mulai karakter 15 sampai karakter terakhir: jika ditemukan karakter ‘S’ atau ‘N’, maka catat panjang data Lintang, kemudian lanjutkan filter; jika belum ditemukan, lanjutkan para karakter selanjutnya
    6. Cek mulai posisi setelah ditemukan karakter ‘S’ atau ‘N’ sampai karakter terakhir: Jika ditemukan karakter ‘E’ atau ‘W’, maka catat panjang data Bujur; Jika belum ditemukan, lanjutkan para karakter selanjutnya
    7. Copy data Lintang dari karakter 15 sampai posisi ditemukan karakter ‘S’ atau ‘N’
    8. Copy data Lintang dari karakter ditemukan posisi karakter ‘S’ atau ‘N’ sampai posisi ditemukan karakter ‘E’ atau ‘W’.

Demikian sedikit penjelasan salah satu cara membaca data dari GPS Garmin seri 60C. Semoga bermanfaat. Untuk pembuatan program pada mikrokontroller, insya Alloh akan dibahas pada tulisan selanjutnya

└ Tags: ATMega162, GPS, Interfacing
2 Comments

Interfacing GPS Garmin 60C Dengan ATMega162 (1)

Apr23
by rohmadi on April 23, 2011 at 4:07 PM
Posted In: Interfacing

Pada tulisan kali ini saya akan mencoba menuliskan hasil interfacing antara GPS Garmin 60C dengan AVR ATMega162. Interfacing yang saya maksud pada kesempatan ini adalah bagaimana membaca data output GPS Garmin 60C yang berupa protokol NMEA.

GPS merupakan suati device navigation  yang dapat digunakan untuk mengetahui posisi seseorang pada suatu tempat. GPS memberikan data diantaranya adalah: Global Positioning System, Geographic position (latitude/longitude), dan lain sebagainya.  Data output GPS Garmin mengikuti protokol NMEA yaitu suatu protokol komunikasi pada peralatan elektronik untuk aplikasi pada kapal laut.

Sedangkan untuk melakukan interfacing antara GPS Garmin 60C dengan ATMega162, kita perlu mengetahui data output dan koneksi antara GPS dan mikrokontroller.

Data Output

GPS Garmin 60 secara periodik akan mengirimkan data streaming melalui port serial atau koneksi USB tergantung setting yang dipilih. Contoh data yang dikeluarkan oleh GPS Garmin 60C dapat dilihat disini Data Output GPS.

Dari data output GPS di atas kita akan mengambil data $GPGGA – Global Positioning System Fix Data.

dari blok data ini, kita bisa mengambil data menjadi bagian berikut:

Global Positioning System Fix Data

Name Example Data Description
Sentence Identifier $GPGGA Global Positioning System Fix Data
Time 061646 06:16:46 Z
Latitude 0619.9586,S 06d 19.9586′ S
Longitude 10639.9710,E 106d 39.9710′ E
Fix Quality:
– 0 = Invalid
– 1 = GPS fix
– 2 = DGPS fix
1 Data is from a GPS fix
Number of Satellites 09 9 Satellites are in view
Horizontal Dilution of Precision (HDOP) 0.8 Relative accuracy of horizontal position
Altitude 70.2, M 70.2 meters above mean sea level
Height of geoid above WGS84 ellipsoid 1.5, M 1.5 meters
Time since last DGPS update blank No last update
DGPS reference station id blank No station id
Checksum *52 Used by program to check for transmission errors

Courtesy of Brian McClure, N8PQI.

Dari list data di atas, kita bisa mendapatkan data Lintang Selatan (S) dan Bujur Timur (E) 06d 19.9586′ S dan 106d 39.9710′ E .


Koneksi GPS – Mikrokontroller

Untuk membuat koneksi antara GPS Garmin 60C dan AVR ATMega162,  hubungkan Data Out dengan Pin Rx pada ATMega162 dengan terlebih dahulu melalui Max232 untuk menyesuaikan level tegangan. Kemudian hubungkan (-) Ground dengan Gnd pada ATMega162.

Pada tulisan kedua, akan dijelaskan cara membaca data output GPS Garmin 60C dengan ATMega162.

Interfacing GPS Garmin 60C Dengan ATMega162 (1)

└ Tags: GPS, Interfacing, NMEA
7,685 Comments

Membuat Billing Dengan VB 6

Apr23
by rohmadi on April 23, 2011 at 2:31 PM
Posted In: VB 6.0

Melanjutkan tulisan yang pertama tentang Billing Rental Komputer, maka pada tulisan ini akan dijelaskan bagaimanakah langkah-langkah membuat billing.

Pada prinsipnya, billing adalah counter up waktu dan dikalikan dengan nilai harga sehingga didapatkan sejumlah tagihan. Misalnya, biaya rental komputer sejam adalah Rp. 3000, maka kita akan mendapatkan harga sebesar:

Rp. 3000/60 menit.

Nilai counter waktu misalnya ditetapkan setiap 1 menit. Maka kita dapatkan counter harga sebesar:

Rp. 50/1 menit.

Dengan demikian, kita membuat counter billing dengan nilai up count sebesar Rp. 50/1 menit.

Timer

Pada Visual Basic 6, salah satu fitur yang dapat digunakan adalah Timer, fitur ini menyediakan fasilitas up counter dan interval operasi. Dimana dengan timer, kita bisa melakukan proses secara periodik sesuai dengan nilai interval yang diberikan. Pada properties yang lain, kita bisa memanfaatkan tag, untuk menampung nilai up counter selang tiap interval waktu.

Dengan menggunakan timer, kita juga bisa menampilkan waktu aktual system kedalam display.

Untuk mencoba membuat billing silakan mendownload template disini.

Selanjutnya, mari kita membuat billing dari template di atas.

Bukalah file template billing yang telah Anda download dari link di atas. Kemudian bukalah pada bagian design.

1.  Double klik pada form, kemudian copy code berikut pada bagian atas code

Dim Harga As Currency, Bill As Currency
Dim IntervalWaktu As Integer
Public JamMulai As Date

2.  Kemudian copy code berikut pada bagian bawah code di atas

Function DateDiffX(dStart As Date, dEnd As Date, Optional bDetailed As Boolean) As Variant
    Dim TotalDays
    Dim Years, Months, Days, hours, minutes, seconds

    If bDetailed Then
        TotalDays = dEnd – dStart
        hours = Hour(dEnd – dStart)
        minutes = Minute(dEnd – dStart)
        seconds = Second(dEnd – dStart)

        If hours < 10 Then
            hours = “0” & hours
        ElseIf hours > 9 Then
            hours = hours
        End If
        If minutes < 10 Then
            minutes = “0” & minutes
        ElseIf minutes > 9 Then
            minutes = minutes
        End If
        If seconds < 10 Then
            seconds = “0” & seconds
        ElseIf seconds > 9 Then
            seconds = seconds
        End If
        DateDiffX = hours & “:” & minutes & “:” & seconds
        Exit Function
    End If

End Function

3.  Pada bagian Form_Load, isikan code berikut

Private Sub Form_Load()
Harga = 5
IntervalWaktu = 2000    ‘dalam milidetik
Timer1.Interval = IntervalWaktu
End Sub

4.  Klik dua kali pada button start/ Command1, isikan code berikut

Private Sub Command1_Click()
Label6 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
JamMulai = Format(Time, “hh:mm:ss”)
Timer1.Enabled = True
Command1.Enabled = False
Command2.Enabled = True
Timer2.Enabled = True
End Sub

5.  Klik dua kali pada button stop/ Command2, isikan code berikut

Timer1.Enabled = False
Command2.Enabled = False
Command1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False

6.  Kemudian pada Command3/button Close, isikan code

Private Sub Command3_Click()
Unload Me
End Sub

7.  Pada timer1, isikan code

Private Sub Timer1_Timer()
Timer1.Tag = Bill + Harga
Bill = Timer1.Tag
Label1.Caption = “: Rp. ” & Bill & “,-“
End Sub

8. Pada timer2, ketik code berikut

Label7 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
lblDurasi = “: ” & DateDiffX(JamMulai, Format(Time, “hh:mm:ss”), True)

Selesai sudah, billing yang kita buat. Untuk mencoba billing, pilih Run/F5.

Untuk mencoba code lengkapnya download disini.

Demikian semoga bermanfaat.

└ Tags: Billing, Timer, VB 6
5 Comments
  • Page 24 of 28
  • « First
  • «
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • »
  • Last »

Tags

Absensi Karyawan Arduino Arduino Uno ATMega8535 ATmel AVR Barcode Billing CPNS Database database tabungan elektronika employee Grafik GUI GUI matlab Image install Interfacing Matlab Melamar Kerja mikrokontroller Modem GSM Programming python serial port simulasi Sistem Penggajian SMS SMS Gateway software tabungan sourcecode source code tabungan Timer tutorial USB to Serial vb VB 6 VB 6.0 video visual basic Visual Basic 6 warsito Wavecom

Categories

  • Arduino (8)
  • Artikel Umum (10)
  • Berita (3)
  • Dokumentasi Produk (4)
  • Elektronik (4)
  • FPGA (2)
  • Google Maps (1)
  • Image Processing (1)
  • Interfacing (19)
  • Jualan (11)
  • Machine Learning (1)
  • Matlab (9)
  • Memori (7)
  • Mikrokontroller (6)
  • OS (Operating System Linux) (1)
  • Pengetahuan (2)
  • Posting Berikutnya (1)
  • Python (7)
  • Sistem Informasi (3)
  • Testing (3)
  • Tutorial Video (3)
  • Ultrasound (2)
  • Uncategorized (12)
  • VB .Net (2)
  • VB 6.0 (36)
  • Website (1)
Home » Page 24

©2008-2026 Produk Inovatif | Powered by WordPress with Easel | Subscribe: RSS | Back to Top ↑