Sebelum membuat sebuah rangkaian elektronik, harus dilakukan sebuah simulasi dengan software untuk mendapatkan nilai yang optimal dari perhitungan/desain yang telah dilakukan sebelumnya. Sebuah simulasi rangkaian merupakan tahap yang dapat menghemat waktu dan biaya dalam sebuah project elektronik. Karena dengan melakukan simulasi terlebih dahulu, kita bisa mendapatkan nilai yang dibutuhkan tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli komponen yang dibutuhkan. Salah satu simulator rangkaian elektronik yang dapat digunakan adalah Altium Desainer. Altium menyediakan library komponen dari berbagai vendor, sehingga akan mempermudah pekerjaan.

Dari hukum Ohm, kita bisa mendapat nilai tegangan yang berbeda dengan menentukan nilai resistansi.

Untuk mensimulasikan sebuah rangkaian pembagi tegangan, ikuti tutorial berikut ini:

1. Buka program Altium Desainer, disini digunakan Altium Desainer Release 10

awal

Tampilan Awal Althium

2. Tempatkan symbol Voltage Source melalui icon berikut

input-voltage-source

Simbol Power Supply +12V

3. Berikutnya tambahkan VCC dan GND menjadi rangkaian power supply berikut

power-supply

Power Supply

4. Double click pada simbol Voltage Source, akan muncul dialog box berikut

setting-voltage-value

Mengatur nilai setting tegangan

Masukkan nilai tegangan 48 V pada baris Value.

5. Masukkan komponen resistor R1 dan R2 dengan masing-masing nilai 1K dan 4K, selanjutnya pada masing-masing ujung resistor ditambahkan VCC dan GND, bagian lain dihubungkan antar resistor.

rangkaian-awal

Gambar rangkaian skematik

6. Tambahkan Net dengan label VO sebagai titik ukur tegangan antara R1 dan R2

adding-net

Menambahkan Net untuk titik cek

7. Pilih menu Design –> Simulate –> Mixed Sim

simulate

Langkah memulai simulasi

8. Pilih signal VO sebagai active signal yang akan dilihat nilainya. Disini kita akan melihat hasil pembagian tegangan antara R1 dan R2.

measure-voltage-output

Memilih variabel yang akan diamati

9. Hasil simulasi secara grafik ditunjukkkan sebagai berikut

result-voltage

Hasil simulasi berupa grafik

dari grafik didapatkan nilai tegangan sebesar 38,4 Volt. Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan hukum Ohm, maka:

VR2 = R2/(R1+R2) * V

VR2 = 4/(1+4) * 48

VR2 = 38,4 Volt

dari sini kita bisa melihat bahwa nilai antara perhitungan hukum Ohm dan hasil simulasi menunjukkan kesamaan.

10. Untuk melihat besar arus yang melewati R1 dan R2, maka pilih R1[i] dan R2[i] sebagai active signal.

current-measurement

Memilih variabel untuk pengukuran arus

11. Hasil yang didapatkan dari grafik adalah R1[i]= 9,6 mA dan R2[i]=9,6 mA

current-result

Hasil pengukuran arus

Jika dihitung menggunakan hukum Ohm:

I = V/(R1+R2)

= 48/(1000+4000)

= 9,6 mA

didapatkan nilai yang sama antara perhitungan dan simulasi.

Untuk mencoba dari rangkaian di atas klik disini.

Demikian Semoga bermanfaat.

 

Comments

comments